Rabu, 25 Juni 2014

Pemasaran Singkong Gajah

Pemasaran Singkong Gajah

Pemasaran Hasil Panen Singkong Sering Menjadi Kendala Bagi Kita Yang Baru Memulai Bisnis Budidaya Singkong !

Kemarin Saya Ada Telepon Dari Petani Singkong Di Sulawesi , Dia Bercerita Kepada Saya Kalau Setahun Yang Lalu Dia Menanam Singkong Seluas 2 Hektar. Ketika Mau Panen Dia Bingung Mau Di Jual Kemana Nantinya Hasil Panen ?? Karena Disekitar Daerah Tempat Tinggalnya Tidak Ada Satupun Industri Yang Menggunakan Bahan Baku Singkong.

Lalu Saya Bertanya , Kenapa Dulu Menanam Seluas Itu Kalau Di Sekitar Daerah Bapak Tidak Ada Satupun Industri Yang Menggunakan Bahan Baku Singkong ?? Jawabnya Adalah ; Dulu Setahun Yang Lalu Saya Dengar Kalau Di Daerah Saya Mau Di Bangun Pabrik Tepung Tapioka Oleh Investor , Tapi Sampai Sekarang Tak Kunjung Di Bangun.

Penting !! Sebelum Kita Memutuskan Menanam Singkong Secara Luas Baiknya Kita Cari Tahu Dahulu Dimana Nantinya Kita Akan Menjual Hasil Panen Singkong Jika Kita Belum Mengetahui Pemasaranya.

Daftar Pabrik Tapioka Di Indonesia Klik Disini

Singkong Dalam Kehidupan Kita Sehari Hari Banyak Sekali Kegunaanya :

1. Sebagai Bahan Berbagai Macam Olahan Makanan , Seperti Getuk , Keripik Dll.

2. Sebagai Bahan Baku Tepung Tapioka :
Tepung Tapioka Sebagai Bahan Baku Bebagai Macam Kue , Krupuk Dan Makanan Ringan Lainya.
Tepung Tapioka Sebagai Bahan Dasar Pasta Gigi [ Odol ]
Tepung Tapioka Sebagai Bahan Baku Perekat Kertas & Cat Tembok Dll.

3. Sebagai Bahan Baku Tepung Mocaf [ Pengganti Tepung Terigu Yang 100 Persen Masih Impor ]

4. Bahan Baku Bioetanol [ BBM Pengganti Bensin ]

5. Gaplek [ Singkong Yang Di Kupas Dan Di Jemur Sampai Kering ] "Di Ekspor Ke China"

6. Bahan Baku Pakan Ternak

Dengan Segudang Manfaat Singkong Di Atas , Apakah Anda Masih Bingung Dimana Menjual Hasil Panen Singkong Nantinya ??
Jika Anda Masih Bingung , Berarti Ini Adalah Masalah Buat Anda.

Dalam Hukum Bisnis , Masalah Adalah Peluang - Peluang Adalah Bisnis
Jadi Tanpa Kita Sadari Kita Telah Menemukan Peluang Bisnis Baru , Bisnis Yang Saya Maksud Adalah :

- Membuat Berbagai Macam Olahan Makanan Dari Singkong Sendiri
- Membuat Tepung Tapioka Sendiri
- Membuat Tepung Mocaf Sendiri
- Membuat Bioetanol Sendiri

http://obatpelangsingperutyangalami.wordpress.com/

Selasa, 24 Juni 2014

Resep Olahan Singkong

Resep Olahan Singkong

RESEP ALTERNATIF  1 (SISTEM 2X GORENG)
Bahan Singkong Keju :

1 kg singkong, bersihkan dan potong sesuai selera
6 siung bawang putih, haluskan
2 sdm garam atau secukupnya
Air, secukupnya
1 sdt ketumbar bubuk (opsional bila suka)
1 sdm Margarin
1/2 Liter Minyak goreng (Untuk hasil sempurna, gunakan minyak goreng kelapa.Hasilnya akan lebih gurih dan renyah, harum lagi dan ngga minyakan)

Cara Membuat singkong keju goreng :
1. Goreng singkong yang sudah dibersihkan diatas api sedang dan minyak yang banyak sampai matang.
2. Setelah matang tiriskan singkong lalu rendam ke adalam air yang sudah diberi bumbu bawang putih dan garam, bisa ditambah dengan ketumbar kalau suka.
3. Rendam singkong sampai merekah.
4. Goreng kembali singkong yang sudah direndam air bumbu tadi sampai singkong garing dan crispy.
5. Tata singkong goreng di atas piring saji, kalau sahabat suka, bisa juga dengan dipoles sedikit mentega lalu taburi keju parut.



RESEP ALTERNATIF 2  ( SISTEM REBUS & GORENG)
Bahan Singkong Keju :

1 kg Singkong kupas ukuran sedang, bersihkan dan potong-potong
6 siung Bawang putih, haluskan
1 liter Air es / air dingin
Garam, secukupnya
3/4 Sendok Makan Baking powder double akting
1 sdm Margarin
1/2 Liter Minyak goreng (Untuk hasil sempurna, gunakan minyak goreng kelapa.Hasilnya akan lebih gurih dan renyah, harum lagi dan ngga minyakan)

Cara Membuat Singkong Goreng Keju :
1. Kukus hingga matang singkong yang sudah dikupas, dibersihkan dan dipotong-potong.
2. Masukkan bawang putih, baking powder dan garam dalam air es, aduk sampai bumbu rata, setelah itu masukkan singkong yang sudah dikukus dan diamkan selama kira-kira 45 menit.
3. Panaskan minyak goreng lalu tambahkan margarin. 
4. Goreng singkong sampai berwarna kuning kecoklatan. Angkat, sajikan selagi hangat.



Hal yang harus benar-benar diperhatikan adalah KUALITAS SINGKONG, jangan beli sembarang singkong (pressure point-nya ada di singkong).
Tips Memilih Singkong Yang Baik dan Enak :
1. Semua jenis singkong dapat digunakan untuk resep singkong goreng keju ini, baik singkong yang kuning maupun yang putih kecuali singkong pandesi, karena singkong jenis ini beracun.
2. Ciri-ciri singkong yang beracun adalah kulit luarnya berwarna putih tipis, warna daun singkong hijau sangat tua (jika singkong masih dalam pohon) dan kadar air dalam singkong tinggi.
3. Jika ingin singkongnya merekah, sahabat bisa memilih singkong gunung/ lebih ngetrend-nya singkong dari Jawa atau Cianjur atau Sukabumi (singkong yang ditanam di gunung).
4. Sebaiknya gunakan singkong yang masih baru, dengan usia tanam 6 – 8 bulan. Tanda singkong yang masih baru adalah kulitnya luar singkong mudah dikuliti atau mudah dilepaskan dari singkongnya.
5. Warna kulit singkong yang baik, biasanya adalah yang berwarna coklat, coklat kemerahan atau merah maron.
6. Singkong yang masih baik, apabila dipotong masih basah dan sangat mudah retak atau mudah dipatahkan.
7. Apabila sobat onliners memilih singkong pada suatu tumpukan dan kalian menemukan singkong yang tidak baik, maka hindari memilih singkong pada tumpukan yang sama karena biasanya dalam satu tumpukan singkong sifatnya sama, yaitu satu singkong bantat yang lain juga ikut bantat.
8. Hindari singkong yang sudah berwarna biru, atau berkayu pada bagian pangkalnya.
9. Sebaiknya cari singkong yang mulus, atau kulitnya tidak terluka. Karena singkong yang mulus, biasanya isinya juga mulus.

Kamis, 19 Juni 2014

Cara menanam ubi jalar


Cara menanam ubi jalar atau ubi rambat dapat dilakukan dengan 2 cara agar produksi dan pendapatan meningkat yaitu dengan cara tunggal (monokultur) dan tumpang sari.

Cara tunggal/ Monokultur
1. Buat larikan-larikan dangkal arah memanjang di sepanjang puncak guludan dengan cangkul sedalam 10 cm, atau buat lubang dengan tugal, jarak antar lubang 25-30 cm.

2. Buat larikan atau lubang tugal sejauh 7-10 cm di kiri dan kanan lubang tanamuntuk tempat pupuk.
3. Tanamkan bibit ubi jalar ke dalam lubang atau larikan hingga angkal batang (setek) terbenam tanah 1/2-2/3 bagian, kemudian padatkan tanah dekat pangkal setek (bibit).
4. Masukkan pupuk dasar berupa urea 1/3 bagian ditambah TSP seluruh bagian ditambah KCl 1/3 bagian dari dosis anjuran ke dalam lubang atau larikan, kemudian ditutup dengan tanah tipis-tipis. Dosis pupuk yang dianjurkan adalah 45-90 kg N/ha (100-200 kg Urea/ha) ditambah 25 kg P2O5/ha (50 kg TSP/ha) ditambah 50 kg K2O/ha (100 kg KCl/ha). Pada saat tanam diberikan pupuk urea 34-67 kg ditambah TSP 50 kg ditambah KCl 34kg per hektar. Tanaman ubi jalar amat tanggap terhadap pemberian pupuk Nurea) dan K (KCl).

Cara Tumpang Sari
Tujuan sistem tumpang sari antara lain untuk meningkatkan produksi dan pendapatan per satuan luas lahan. Jenis tanaman yang serasi ditumpangsarikan dengan ubi jalar adalah kacang tanah. Tata cara penanaman sistem tumpang sari prinsipnya sama dengan sistem monokultur, hanya di antara barisan tanaman ubi jalar atau di sisi guludan ditanami kacang tanah. Jarak tanam ubi jalar 100 cm x 25-30 cm, dan jarak tanam kacang tanah 30 x10 cm.

Cara Penanaman
Bibit yang telah disediakan dibawa ke kebun dan ditaruh di atas bedengan. Bibit dibenamkan kira-kira 2/3 bagian kemudian ditimbun dengan tanah kemudian disirami air. Bibit sebaiknya ditanam mendatar, dan semua pucuk diarahkan ke satu jurusan. Dalam satu alur ditanam satu batang, bagian batang yang ada daunnya tersembul di atas bedengan.

Pada tiap bedengan ditanam 2 deretan dengan jarak kira-kira 30 cm. Untuk areal seluas 1 ha dibutuhkan bibit stek kurang lebih 36.000 batang. Penanaman ubi jalar di lahan kering biasanya dilakukan pada awal musim hujan (Oktober), atau awal musim kemarau (Maret) bila keadaan cuaca normal. Dilahan sawah, waktu tanam yang paling tepat adalah segera setelah padi rendengan atau padi gadu, yakni pada awal musim kemarau.

Pemeliharaan Tanaman
1.  Penjarangan dan Penyulaman
Selama 3 (tiga) minggu setelah ditanam, penanaman ubi jalar harus harus diamati kontinu, terutama bibit yang mati atau tumbuh secara abnormal. Bibit yang mati harus segera disulam. Cara menyulam adalah dengan mencabut bibit yang mati, kemudian diganti dengan bibit yang baru, dengan menanam sepertiga bagian pangkal setek ditimbun tanah. Penyulaman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, pada saat sinar matahari tidak terlalu terik dan suhu udara tidak terlalu panas. Bibit (setek) untuk
penyulaman sebelumnya dipersiapkan atau ditanam ditempat yang teduh.
2. Penyiangan
Pada sistem tanam tanpa mulsa jerami, lahan penanaman ubi jalar biasanya mudah ditumbuhi rumput liar (gulma). Gulma merupakan pesaing tanaman ubi jalar, terutama dalam pemenuhan kebutuhan akan air, unsur hara, dan sinar matahaari. Oleh karena itu, gulma harus segera disiangi. Bersama-sama kegiatan penyiangan dilakukan pembumbunan, yaitu menggemburkan tanah guludan, kemudian ditimbunkan pada guludan tersebut.

3. Pembubunan
Penyiangan dan pembubunan tanah biasanya dilakukan pada umur 1 bulan setelah tanam, kemudian diulang saat tanaman berumur 2 bulan. Tata cara penyiangan dan pembumbunan meliputi tahap-tahap sebagai berikut:
a) Bersihkan rumput liar (gulma) dengan kored atau cangkul secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman ubi jalar.
b) Gemburkan tanah disekitar guludan dengan cara memotong lereng guludan, kemudian tanahnya diturunkan ke dalam saluran antar guludan.
c) Timbunkan kembali tanah ke guludan semula, kemudian lakukan pengairan hingga tanah cukup basah.
4. Pemupukan
Zat hara yang terbawa atau terangkut pada saat panen ubi jalar cukup tinggi, yaitu terdiri dari 70 kg N (± 156 kg urea), 20 kg P2O5 (±42 kg TSP), dan 110 kg K2O (± 220 kg KCl) per hektar pada tingkat hasil 15 ton ubi basah. Pemupukan bertujuan menggantikan unsur hara yang terangkut saat panen, menambah kesuburan tanah, dan menyediakan unsur hara bagi tanaman.

Dosis pupuk yang tepat harus berdasarkan hasil analisis tanah atau tanaman di daerah setempat. Dosis pupuk yang dianjurkan secara umum adalah 45-90kg N/ha (100-200 kg urea/ha) ditambah 25 kg P2O5/ha (±50 kg TSP/ha) ditambah 50 kg K2O/ha (±100 kg KCl/ha). Pemupukan dapat dilakukan dengan sistem larikan (alur) dan sistem tugal. Pemupukan dengan sistem larikan mula-mula buat larikan (alur) kecil di sepanjang guludan sejauh 7-10 cm dari batang tanaman, sedalam 5-7 cm, kemudian sebarkan pupuk secara merata ke dalam larikan sambil ditimbun dengan tanah.

5. Pengairan dan Penyiraman
Meskipun tanaman ubi jalar tahan terhadap kekeringan, fase awal pertumbuhan memerlukan ketersediaan air tanah yang memadai. Seusai tanam, tanah atau guludan tempat pertanaman ubi jalar harus diairi, selama 15-30 menit hingga tanah cukup basah, kemudian airnya dialirkan keseluruh pembuangan.

Pengairan berikutnya masih diperlukan secara kontinu hingga tanaman ubi jalar berumur 1-2 bulan. Pada periode pembentukan dan perkembangan ubi, yaitu umur 2-3 minggu sebelum panen, pengairan dikurangi atau dihentikan.

Waktu pengairan yang paling baik adalah pada pagi atau sore hari. Di daerah yang sumber airnya memadai, pengairan dapat dilakukan kontinu seminggu sekali. Hal Yang penting diperhatikan dalam kegiatan pengairan adalah menghindari agar tanah tidak terlalu becek (air menggenang).

HAMA DAN PENYAKIT

Hama
a. Penggerek Batang Ubi Jalar
Stadium hama yang merusak tanaman ubi jalar adalah larva (ulat). Cirinya adalah membuat lubang kecil memanjang (korek) pada batang hingga ke bagian ubi. Di dalam lubang tersebut dapat ditemukan larva (ulat).
Gejala: terjadi pembengkakan batang, beberapa bagian batang mudah patah, daun-daun menjadi layu, dan akhirnya cabang-cabang tanaman akan mati.
Pengendalian: (1) rotasi tanaman untuk memutus daur atau siklus hama; (2) pengamatan tanaman pada stadium umur muda terhadap gejala serangan hama: bila serangan hama >5 %, perlu dilakukan pengendalian secara kimiawi; (3) pemotongan dan pemusnahan bagian tanaman yang terserang berat; (4) penyemprotan insektisida yang mangkus dan sangkil, seperti Curacron 500 EC atau Matador 25 dengan konsentrasi yang dianjurkan.

b. Hama Boleng atau Lanas
Serangga dewasa hama ini (Cylas formicarius Fabr.) berupa kumbang kecil yang bagian sayap dan moncongnya berwarna biru, namun toraknya berwarna merah. Kumbang betina dewasa hidup pada permukaan daun sambil meletakkan telur di tempat yang terlindung (ternaungi). Telur menetas menjadi larva (ulat), selanjutnya ulat akan membuat gerekan (lubang kecil) pada batang atau ubi yang terdapat di permukaan tanah terbuka.
Gejala: terdapat lubang-lubang kecil bekas gerekan yang tertutup oleh kotoran berwarna hijau dan berbau menyengat.

Hama ini biasanya menyerang tanaman ubi jalar yang sudah berubi. Bila hama terbawa oleh ubi ke gudang penyimpanan, sering merusak ubi hingga menurunkan kuantitas dan kualitas produksi secara nyata.
Pengendalian:
(1) pergiliran atau rotasi tanaman dengan jenis tanaman yang tidak sefamili dengan ubi jalar, misalnya padi-ubi jalar-padi;
(2) pembumbunan atau penimbunan guludan untuk menutup ubi yang terbuka;
(3) pengambilan dan pemusnahan ubi yang terserang hama cukup berat;
(4) pengamatan/monitoring hama di pertanaman ubi jalar secara periodik: bila ditemukan tingkat serangan > 5 %, segera dilakukan tindakan pengendalian hama secara kimiawi;
(5) penyemprotan insektisida yang mangkus dan sangkil, seperti Decis 2,5 EC atau Monitor 200 LC dengan konsentrasi yang dianjurkan; (6) penanaman jenis ubi jalar yang berkulit tebal dan bergetah banyak;
(7) pemanenan tidak terlambat untuk mengurangi tingkat kerusakan yang lebih berat.

c. Tikus 
Hama tikus biasanya menyerang tanaman ubi jalar yang berumur cukup tua atau sudah pada stadium membentuk ubi. Hama Ini menyerang ubi dengan cara mengerat dan memakan daging ubi hingga menjadi rusak secara tidak beraturan. Bekas gigitan tikus menyebabkan infeksi pada ubi dan kadang-kadang diikuti dengan gejala pembusukan ubi.
Pengendalian: (1) sistem gerepyokan untuk menangkap tikus dan langsung dibunuh; (2) penyiangan dilakukan sebaik mungkin agar tidak banyak sarang tikus disekitar ubi jalar; (3) pemasangan umpan beracun, seperti Ramortal atau Klerat.

Penyakit
a) Kudis atau Scab
Penyebab: cendawan Elsinoe batatas. Gejala: adanya benjolan pada tangkai sereta urat daun, dan daun-daun berkerut seperti kerupuk. Tingkat serangan yang berat menyebabkan daun tidak produktif dalam melakukan fotosintesis sehingga hasil ubi menurun bahkan tidak menghasilkan sama sekali.

Pengendalian:
(1)pergiliran/rotasi tanaman untuk memutus siklus hidup penyakit;
(2) penanaman ubi jalar bervarietas tahan penyakit kudis, seperti daya dan gedang;
(3) kultur teknik budi daya secara intensif;
(4) penggunaan bahan tanaman (bibit) yang sehat.

b) Layu fusarium
Penyebab: jamur Fusarium oxysporum f. batatas.
Gejala: tanaman tampak lemas,urat daun menguning, layu, dan akhirnya mati. Cendawan fusarium dapat bertahan selama beberapa tahun dalam tanah. Penularan penyakit dapat terjadi melalui tanah, udara, air dan terbawa oleh bibit.
Pengendalian: (1) penggunaan bibit yang sehat (bebas penyakit); (2) pergiliran /rotasi tanaman yang serasi di suatu daerah dengan tanaman yang bukan famili; (3) penanaman jenis atau varietas ubi jalar yang tahan terhadap penyakit Fusarium.

c) Virus
Beberapa jenis virus yang ditemukan menyerang tanaman ubi jalar adalah Internal Cork, Chlorotic Leaf Spot, Yellow Dwarf.
Gejala: pertumbuhan batang dan daun tidak normal, ukuran tanaman kecil dengan tata letak daun bergerombol di bagian puncak, dan warna daun klorosis atau hijau kekuning-kuningan. Pada tingkat serangan yang berat, tanaman ubi jalar tidak menghasilkan. Pengendalian: (1) penggunaan bibit yang sehat dan bebas virus; (2) pergiliran/rotasi tanaman selama beberapa tahun, terutama di daerah basis (endemis) virus; (3) pembongkaran/eradikasi tanaman untuk dimusnahkan.

PANEN
Ciri dan Umur Panen
Tanaman ubi jalar dapat dipanen bila ubi-ubinya sudah tua (matang fisiologis). Ciri fisik ubi jalar matang, antara lain: bila kandungan tepungnya sudah maksimum, ditandai dengan kadar serat yang rendah dan bila direbus (dikukus) rasanya enak serta tidak berair.

Penentuan waktu panen ubi jalar didasarkan atas umur tanaman. Jenis atau varietas ubi jalar berumur pendek (genjah) dipanen pada umur 3-3,5 bulan, sedangkan varietas berumur panjang (dalam) sewaktu berumur 4,5-5 bulan. Panen ubi jalar yang ideal dimulai pada umur 3 bulan, dengan penundaan paling lambat sampai umur 4 bulan. Panen pada umur lebih dari 4 bulan, selain resiko serangan hama boleng cukup tinggi, juga tidak akan memberikan kenaikan hasil ubi.

Cara Panen
Tata cara panen ubi jalar melalui tahapan sebagai berikut:
a) Tentukan pertanaman ubi jalar yang telah siap dipanen.
b) Potong (pangkas) batang ubi jalar dengan menggunakan parang atau sabit, kemudian batang-batangnya disingkirkan ke luar petakan sambil dikumpulkan.
c) Galilah guludan dengan cangkul hingga terkuak ubi-ubinya.
d) Ambil dan kumpulkan ubi jalar di suatu tempat pengumpulan hasil.
e) Bersihkan ubi dari tanah atau kotoran dan akar yang masih menempel.
f) Lakukan seleksi dan sortasi ubi berdasarkan ukuran besar dan kecil ubi secara terpisah dan warna kulit ubi yang seragam. Pisahkan ubi utuh dari ubi terluka ataupun terserang oleh hama atau penyakit.
g) Masukkan ke dalam wadah atau karung goni, lalu angkut ke tempat penampungan (pengumpulan) hasil.

PASCAPANEN
Pengumpulan
Hasil panen dikumpulkan di lokasi yang cukup strategis, aman dan mudah dijangkau oleh angkutan.

Cara menanam ubi jalar
Penyortiran dan Penggolongan
Pemilihan atau penyortiran ubi jalar sebenarnya dapat dilakukan pada saat pencabutan berlangsung. Akan tetapi penyortiran ubi jalar dapat dilakukan setelah semua pohon dicabut dan ditampung dalam suatu tempat. Penyortiran dilakukan untuk memilih umbi yang berwarna bersih terlihat dari kulit umbi yang segar serta yang cacat terutama terlihat dari ukuran besarnya umbi serta bercak hitam/garisgaris pada daging umbi.

Penyimpanan
Penanganan pascapanen ubi jalar biasanya ditujukan untuk mempertahankan daya simpan. Penyimpanan ubi yang paling baik dilakukan dalam pasir atau abu. Tata cara penyimpanan ubi jalar dalam pasir atau abu adalah sebagai berikut:
a) Angin-anginkan ubi yang baru dipanen di tempat yang berlantai kering selama 2-3
hari.
b) Siapkan tempat penyimpanan berupa ruangan khusus atau gudang yang kering, sejuk, dan peredaran udaranya baik.
c) Tumpukkan ubi di lantai gudang, kemudian timbun dengan pasir kering atau abu setebal 20-30 cm hingga semua permukaan ubi tertutup. Cara penyimpanan ini dapat mempertahankan daya simpan ubi sampai 5 bulan. Ubi jalar yang mengalami proses penyimpanan dengan baik biasanya akan menghasilkan rasa ubi yang manis dan enak bila dibandingkan dengan ubi yang baru dipanen.

Selasa, 17 Juni 2014

BIBIT SINGKONG

Memilih dan menentukan bibit singkong apalagi untuk singkong besar ataupun singkong raksasa terkadang membingungkan kawan-kawan yang akan membudidayakan singkong sambung, apalagi peminat umumnya bukan berlatar belakang petani. Hal ini sering diajukan oleh kawan-kawan calon pembudidaya Singkong Sambung PANSU yang hadir di pos lapangan Lubuk Pakam.

Sampai saat ini KSU PANSU baru mengeluarkan 2 jenis Bibit Singkong Sambung dengan sebutan PANSU-1 (Khusus Dijual ke Pabrik) dan PANSU-2 (Bisa dikonsumsi langsung ataupun untuk dijual ke pabrik). Walaupun KSU PANSU telah mengidentifikasi sebanyak 11 jenis calon bibit yang telah dikumpulkan dari seluruh wilayah RI dan akan terus diuji dan dikembangkan di lapangan sebelum dilepas ke konsumen.

Sementara tampilan bibit singkong yang dipersiapkan oleh Tim Lapangan KSU PANSU adalah jenis yang diolah secara "sambung pucuk" dan jenis yang diolah secara "okulasi/enten". Walaupun banyak cara yang telah diuji di lapangan seperti sambung batang, sambung sisip dan sambung susu. Namun yang paling ideal untuk dapat tumbuh dan berkembang lebih baik saat ditransplanting/dipindahkan ke lapangan adalah dari jenis sambung pucuk dan okulasi ini. Untuk itu bibit singkong yang dikeluarkan oleh KSU PANSU adalah dari kedua model ini.

Jenis Bibit Sambung Pucuk Siap Ditanam (Jenis PANSU-1)

BIBIT SINGKONG

Jenis Bibit Okulasi Siap Ditanam (Jenis PANSU-2)

Jenis PANSU-1 dikhususkan ditanam pada lokasi yang tidak aman dari pencurian, khususnya bagi masyarakat yang sering mencabut singkong orang lain untuk dikonsumsi. Pengalaman selama ini dengan menanam singkong jenis ini akan tidak ada para gatal tangan untuk memanen yang bukan miliknya. Kelebihan lain dari singkong sambung ini adalah tidak akan dipetik ujungnya oleh ibu-ibu (untuk dimasak) ataupun tukang pencari rumput (untuk ternak), karena ibu-ibu tahu jenis daun singkong ini tidak biasa dimakan (katanya akan memabukkan). Sedang para tukang pencari rumput, kalau ternaknya diberi daun singkong ini mudah-mudahan untuk tempo beberapa jam khususnya kambing harus disembelih karena benar-benar mabuk. Tidak percaya silahkan buktikan sendiri. Jenis umbi yang dihasilkan dari Singkong PANSU-1 ini akan berbuah banyak, besar dan panjang-panjang.

Sedang jenis PANSU-2 memang dikhususkan untuk dapat dikonsumsi ataupun untuk tujuan pabrik dan tidak akan ada reaksi memabukkan jika dikonsumsi langsung. Jenis umbi yang dihasilkan dari Singkong PANSU-2 akan berbuah lebat dan besar-besar dan pihak pabrik akan memberi harga lebih tinggi karena kandungan patinya juga tinggi.

Mudah-mudahan informasi ini akan membantu kawan-kawan pencinta pengembang singkong besar di Nusantara ini. 


obatpelangsingherbaltanpaefeksamping.wordpress.com obatherbalpelangsingperutbuncit.wordpress.com obatpelangsingperutyangalami.wordpress.com obattradisionaluntukdiet.wordpress.com obatpelangsingbadanherball.wordpress.com

Senin, 16 Juni 2014

Tips Memilih Singkong Yang Bagus

Banyak di antara dari kita penggemar singkong, baik singkong goreng, singkong rebus, keripik singkong, atau apa saja makanan yang berasal dari singkong. Namun hanya sedikit yang bisa mengenali singkong yang enak selagi masih belum diolah, atau mentah. Brikut cara-cara meilih singkong yang baik :

Pada dasarnya semua jenis singkong dapat digunakan untuk singkong goreng keju , yang kuning maupun yang putih kecuali singkong pandesi, karena singkong jenis ini beracun.
Ciri-ciri singkong yang beracun adalah kulit luarnya berwarna putih tipis, warna daunnya hijau sangat tua ( jika masih dalam pohon ) dan kadar airnya tinggi.
Jika ingin singkongnya merekah, pilih singkong gunung ( singkong yang ditanam di gunung ).
Sebaiknya pilih singkong yang masih baru, dengan usia tanam 6 – 8 bulan. Tandanya adalah kulitnya mudah dikuliti atau mudah dilepaskan dari singkongnya.
Biasanya warna kulit singkong yang baik adalah coklat, coklat kemerahan atau merah maron.
Jika dipotong masih basah dan sangat mudah retak atau dipatahkan.
Jika anda memilih singkong pada suatu tumpukan dan anda menemukan singkong yang tidak baik, maka hindarkan memilih singkong pada tumpukan yang sama karena biasanya satu tumpukan singkong sifatnya sama. Satu bantat yang lain juga bantat.
Hindari singkong yang sudah berwarna biru, berkayu pada pangkalnya.(biasanya sudah kadaluwarsa/tdk segar)
Pilih singkong yang mulus, tak terluka kulitnya. Diharapkan singkong yang mulus, isinya pun mulus.

Kamis, 12 Juni 2014

cara membuat Singkong Thailand

ips sukses :
Air untuk merebus singkong (1L untuk 1 kg singkong), jika singkong sudah empuk dan air masih banyak buang airnya kemudian baru masukkan gula sampai gula menjadi karamel--> ini untuk menghindari singkong hancur
Bahan :
850 gr - 1 kg singkong, potong-potong ukuran sekali suap.Beli dari 1 kg singkong, sudah dibuang kulitnya tinggal 850 gr
1L air -->untuk merebus singkong, jika singkong sudah empuk dan air masih banyak buang airnya kemudian baru masukkan gula
250 gr gula pasir
5 lbr daun pandan
1/2 sdt garam
Saus santan :
1 L santan --> saya ambil dari 2 buah kelapa (kulitnya dikerok)
garam 1 sdt
daun pandan 5 lbr
2.5 sdm maizena --> larutkan dengan air
cara membuat :

cara membuat Singkong Thailand

1. Rebus singkong dengan 1 L air, masukkan daun pandan dan garam, biarkan sampai singkong empuk
2. setelah singkong empuk, masukkan gula pasir jangan lupa diaduk sampai gula lumer dan mengental. Pada proses ini jangan tinggalkan singkong yaaa...karena gula lumernya cepat kalau tidak diaduk bisa gosong ...
3. Biarkan singkong yang sudah berkaramel, siap untuk disajikan dengan saus santan
Saus santan
cara membuat :
1. rebus santan , garam dan daun pandan sampai mendidih
2. masukkan larutan maizena sampai santan mengental
3. sajikan dengan singkong berkaramel..
Tips & trik
1. pilih singkong yang mudah empuk
2. Air untuk merebus singkong (1L untuk 1 kg singkong), jika singkong sudah empuk dan air masih banyak buang airnya kemudian baru masukkan gula sampai gula menjadi karamel -->ini untuk menghindari singkong hancur
2. berikan taburan nangka, keju atau wijen jika suka sebagai topping
3. bisa disajikan dalam gelas-gelas puding plastik (yang ada tutupnya)
4. pisahkan penyimpanan singkong berkaramel dengan saus santan , jika disajikan baru dicampur singkong dan saus. Agar saus santan mudah untuk dihangatkan
5. Sangat enak disajikan hangat

Rabu, 11 Juni 2014

Uji Coba Tanam Singkong Gajah

Uji Coba Tanam Singkong Gajah

Satu Tahun Yang Lalu Saya Menanam Singkong Gajah Di Samping Rumah , Umur Satu Tahun Setelah Saya Cabut Beratnya Mencapai 42 Kg. Kemudian Saya Ceritakan Kepada Kawan Saya Mengenai Pengalaman Menanam Singkong Gajah Ini. Dan Kawan Saya Balik Bertanya Kepada Saya :

Apa Yang Kamu Lakukan Untuk Merawat Singkong Gajah Supaya Dalam Satu Tahun Menghasilkan 42 Kg Singkong ??

Sebenarnya Tidak Ada Yang Terlalu Istimewa Dalam Saya Merawat Tanaman Singkong Ini , Singkong Gajah Ini Selain Karena Memang Jenis Singkong Unggul.
Saya Hanya Memberi Pupuk Dasar 3 Kg Kompos Dan Saya Buatkan Guludan Sebelum Saya Tancapkan Stek Bibit Singkong Gajah , Setelah Umur Satu Bulan Saya Tambahkan Lagi Pupuk Kompos 5 Kg Kemudian Saya Tutup Dengan Jerami Padi Di Sekelilingnya Supaya Rumput Tidak Tumbuh. Umur 1 , 3 Dan 5 Bulan Saya Beri Pupuk NPK. Setelah Itu Sampai Panen Tiba Saya Hanya Membersihkan Gulma Di Sekitar Tanaman Agar Tidak Tumbuh.

Karena Dulu Saya Tidak Sempat Mendokumentasikan , Baiklah Kali Ini Saya Akan Mencoba Menanam Kembali Dan Saya Dokumentasikan Mulai Dari Awal Penanaman Sampai Panen Untuk Saya Posting Disini :
Uji Coba Kembali Mulai Dari Awal Tanam Akan Saya Gunakan Satu Pohon Tanaman Yang Sama.


pelangsing badan herbal
http://obatherbalpelangsingperutbuncit.wordpress.com/http://obatpengurusbadancepat.wordpress.com/http://goo.gl/8Zjahs